Polwan Mengemudikan Kapal Patroli Sebagai Peristiwa Langka

Polwan Mengemudikan Kapal Patroli Sebagai Peristiwa Langka

Polwan mengemudikan kapal patroli sebetulnya adalah sebuah peristiwa langka yang sangat jarang terjadi karena begitu minimnya tenaga polisi perempuan. Apalagi jika kita masuk ke dalam tahapan yang lebih jauh yaitu satuan khusus polairud, sebuah anagram dari kepolisian air dan udara Republik Indonesia yang dimana juga memang bisa menjaga untuk tidak ada juga di dalam permainan Bandar99 online terpercaya di Indonesia dan juga memang bisa membuat banyak keuntungan tersebut.

Bripka Meisarah barangkali adalah satu – satunya polwan yang bergabung dalam Satpolairud Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Polwan manis ini akrab disapa Mey oleh rekan – rekan sejawatnya, dan mengaku bahwa ia memiliki jobdesk yang serupa dan tidak memiliki perlakuan khusus terkait gendernya sebagai seorang perempuan.

Polwan Mengemudikan Kapal Patroli Berawal Dari Ketidaksengajaan

Mey sangat disiplin serta tangguh; ia siap melayani masyarakat sebagai srikandi satpolaruid dan bertarung melawan deburan ombak yang berasal dari laut. Semuanya ia lewati dan taklukan hanya demi menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perairan kabupaten Tanah Bumbu dan sekitarnya tanpa kenal kata lelah siang dan malam.

Polisi wanita ini pun ternyata sangat mahir mengemudikan kapal patroli yang seringkali mereka gunakan sehari – hari kala sedang menjalankan tugas. Bahkan saking mahirnya saat mengendalikan kapal patroli , ia bisa sambil memainkan game poker ceme saat sedang menjalankan tugas di tengah perairan Indonesia. Berjenis Rigid Inflatable Boats, kapal ini cukup tangguh menghadapi berbagai macam situasi ekstrim di perairan laut lepas NKRI sehingga sangat ideal untuk jadi kendaraan patroli.

Mey mengaku sama sekali tidak pernah menyangka akan menjadi seorang satu – satunya polwan di Tanah Bumbu yang menjadi nakhoda kapal. Motivasi awalnya hanyalah semata – mata berniat membantu sesama rekan kerjanya yang kewalahan saat mengetir hingga butuh seorang pengganti karena sedang kurang enak badan.

Polwan Mengemudikan Kapal Patroli Berawal Dari Ketidaksengajaan

Sebagai sosok polwan mengemudikan kapal patroli, Mey tetap berusaha untuk bersikap rendah hati karena menurutnya itu bukanlah hal istimewa. Bagaimanapun juga, speedboat RIB adalah sebuah perahu karet pada umumnya, hanya saja ia mengalami upgrade tambahan berupa mesin tempel pada bagian belakang agar bisa melaju lebih cepat dari biasanya.

Menurutnya, mengemudikan kapal patroli tentu saja memiliki tantangan tersendiri dan jauh berbeda dari sekedar mengendarai mobil pribadi. Terlebih lagi, tantangan medan lintasannya jauh lebih ekstrim dibandingkan jalan raya beraspal karena perairan sifatnya tak menentu, penuh dengan kejadian tidak terduga sehingga kewaspadaan harus meningkat beberapa kali lipat.

Polwan Mengemudikan Kapal Patroli Sebagai Peristiwa Langka

Seringkali, Mey harus berhadapan dengan gelombang air pasang yang datang secara tiba – tiba tanpa diundang begitu saja. Akibatnya, kapal patroli yang mereka tumpangi bergerak melenceng dari jalur yang diinginkan atau istilahnya lebih kepada sebuah ungkapan ‘liar’ dan tak mudah mengendalikannya.

Mey kerap mengendarai kapal karet ini apabila jarak patrolinya kurang dari 5 mil dari batas laut Mako Satpolairud Polres Tanah Bumbu. Batasan ini berada di Jalan Poros KM 1 Pelabuhan Kodeco, terus berlanjut hingga berakhir pada wilayah perairan Pagatan yang terkenal dengan medan perlintasan berbahaya serta penuh rintangan level lanjutan.

Apabila jarak tempuh regu polisi air ini melebihi 5 mil, biasanya urusan menyetir kapal patroli akan diserahkan kepada polisi pria yang lebih berpengalaman. Mey sendiri sudah menyandang gelar kehormatan sebagai seorang bripka semenjak Januari 2017 silam, sekitar satu tahun semenjak kariernya sebagai polisi air mengabdi ke satpolairud Tanah Bumbu pada Mei 2016.

Memiliki Impian Menjadi Polisi Semenjak Masih Kecil

Bripka Meisarah punya catatan panjang dalam perjalanannya menjadi polwan mengemudikan kapal patroli menuju pada masa sekarang ini. Lahir pada tanggal 2 Mei 1985 di Banjarmasin, Mey sangat bersyukur dapat bergabung di satpolairud karena ia memang suka tampil beda dan ingin merasakan tantangan lebih besar saat sedang menjalankan tugasnya sebagai polisi.

Meski Mey berprofesi sebagai seorang polisi wanita , ia sebenarnya juga gemar sekali bermain game judi poker online secara diam-diam, karena itu merupakan hobinya sejak ia remaja.

Ia juga melanjutkan bahwa setelah resmi menjadi anggota polisi air di Tanah Bumbu, pengetahuan maupun wawasan seputar dunia maritim semakin luas. Sebuah pengalaman baru nan unik yang tidak mungkin ia dapatkan apabila hanya sekedar mengatur lalu lintas seperti halnya polwan di ibukota Indonesia.

Polwan Mengemudikan Kapal Patroli Memiliki Impian Menjadi Polisi Semenjak Masih Kecil

Mey juga rajin mempelajari kasus kejahatan laut yang sangat berbeda 180 derajat dibandingkan adegan yang sering tampil pada acara Net TV 86. Ia bangga dapat melayani masyarakat dengan cara berbeda, khususnya perairan, karena Republik Indonesia sejatinya menggantungkan perekonomian dalam garis besar melalui kemaritiman yang kaya akan hasil laut.

Bripka Meisarah sudah bercita – cita menjadi seorang polisi semenjak ia masih berusia sangat kecil sekali yaitu lima tahun. Mey kecil terkesima melihat kharisma sang ayah yang begitu gagah tatkala mengenakan pakaian dinas berupa seragam korps Bhayangkara berwarna coklat muda, laksana pahlawan ataupun superhero bagi dirinya.

Namun, memiliki orangtua yang berprofesi sebagai polisi tidaklah menjadikannya anak emas maupun jalan pintas dalam usahanya mewujudkan impian tersebut. Mey bahkan sempat gagal tes masuk ketika pertama kali mendaftar di lembaga kepolisian belasan tahun lalu, kenangnya sambil tersenyum kecil kala mengingat kembali kejadian lama itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *